Dulu saya selalu minum kopi selama ujian. Saya mulai minum kopi sejak kelas 6 SD...SMP saya jarang minum kopi karena memang sekolah saya nyantai dan tidak menuntut saya untuk begadang ngarjain PR. Tapi SMA, boleh dibilang tiada hari tanpa tugas, yang saya ingat, rasanya dalam stu semester, tidak lebih dari seminggu terdapat malam indah tanpa peer. Dulu saya sangat obsesif, kerjaan saya ga jauh2 dari belajar dan ngutek2 peer...tiap hari nyaris selalu tidur lewat dari jam 12. Ditambah lagi, saat ujian saya tidur jam 2 dan bangun jam 4. keadaan seperti itu membuat saya bergantung pada kopi.
Semester 3 saat kuliah, saya mulai ngerasain efek negatifnya. Setiap habis minum kopi, kepala saya migren dan perut saya langsung gemeter. Yang parah, malemnya saya emang kuat begadang sampe jam 4, tapi bolak-balik ke WC-nya parah banget. dan akhirnya sekarang ginjal saya ngaco parah, ga kuat diisi minum banyak.
Ternyata kawan...kopi ga baek juga buat tubuh kita...ni saya share apa aja dampak buruk keseringan minum kopi..
- Kafein merupakan zat aktif dalam kopi, memang mempunyai beberapa pengaruh terhadap tubuh, antara lain menimbulkan rangsangan kontraksi otot polos termasuk kontraksi otot polos di saluran kemih. Oleh karena itu penikmat kopi akan mudah timbul rasa ingin buang air kecil. Akibat menikmati kopi memang berdampak pada aliran darah ke ginjal. Kopi dapat meningkatkan kecepatan detak jantung da dilatasi pembuluh darah arteri yang memberi pengaruh bertambah derasnya aliran darah ke ginjal. Namun, apabila ginjal seseorang tidak mengalami masalah, memimum kopi bukan merupakan sesuatu hal yang harus diwaspadai.
- Meski masih menjadi kontroversi, para periset menemukan minum terlalu banyak kopi dapat meningkatkan kemungkinan terkena serangan jantung. Selain kafein, kopi juga mengandung unsur yang disebut terpenoid. Unsur terpenoid dalam kopi inilah yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Adanya peningkatan kadar kolesterol darah menyebabkan pembuluh darah arteri tersumbat, sehingga pembuluh darah harus bekerja ekstra keras.
- Konsumsi kafein secara berlebihan dapat menimbulkan banyak masalah, seperti perubahan warna gigi, bau mulut, meningkatkan stres, serangan jantung, mandul pada pria, gangguan pencernaan, kecanduan, dan bahkan penuaan dini. Penyebab utama sakit kepala juga ditengarai salah satunya adalah kafein.
- Mengonsumsi kopi di pagi hari dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, tingkat stres, dan memicu poduksi hormon penyebab stres selama satu hari penuh. Kafein dalam kopi merangsang kelenjar-kelenjar adrenal, yang dapat meningkatkan salah satu faktor penyebab stres setelah 18 jam.
- Kafein pada kopi sangat berpotensi meningkatkan tekanan darah serta detak jantung yang banyak dilaporkan menjadi penyebab kebanyakan timbulnya rasa stres yang berkepanjangan pada hari kerja. Efek ini biasanya masih akan terbawa sampai malam hari menjelang waktu tidur. Kafein dapat menyebabkan proses pelepasan muatan listrik yang berlebihan dan tak teratur dari sel otak bayi karena kekurangan oksigen dan dapat menyebabkan kerusakan sel otak terutama bagian otak besar yang mengontrol memori.
- Beberapa laporan juga menyebut bahwa kopi dapat mengganggu saluran pencernaan dengan meningkatkan kadar keasaman perut. Akibat terlalu berlebihan meminum kopi menyebabkan timbulnya luka pada dinding saluran pencernaan. Kopi juga dapat mengurangi produksi dari DHEa dan hormon-hormon antipenuaan lainnya sehingga diperkirakan minum kopi dapat mempercepat proses penuaan. Kafein juga merupakan diuretik (zat yang membuat seseorang mengeluarkan air seni lebih banyak).
- Perempuan yang rutin minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat meningkatkan risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis). Dampak kafein pada perempuan hamil mungkin saja sedikit banyak akan berpengaruh terhadap janinnya. Meski demikian, konsumsi kafein yang normal dalam kehidupan sehari-hari umumnya tidak sampai memberikan pengaruh ke janin.
- Kafein dalam kopi yang diminum perempuan di masa kehamilan juga terbukti bisa masuk ke otak janin. Dan saat persalinan kadar oksigen yang dapat mencapai bayi sering kali menurun. Karena itu, perempuan hamil sebaiknya menghindari atau tidak minum kopi secara berlebihan. Hasil penelitian lain menyebutkan, bayi yang ibunya terlalu banyak minum kopi ketika hamil mempunyai risiko tinggi terkena epilepsi.
- Pada pria mengonsumsi kafein terlalu banyak diperkirakan dapat menyebabkan kemandulan karena dapat menurunkan jumlah sperma atau pun merusaknya. Beberapa pasangan yang memiliki masalah kesuburan diusahakan agar mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.
- http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2070436-pengaruh-kopi-pada-
- http://www.indowebster.web.id/archive/index.php/t-16282.html
0 komentar:
Posting Komentar